Tuesday, 17 September 2013

APAKAH NYAMUK DAPAT MENULARKAN HIV?

Nyamuk merupakan inang perantara atau vektor dari banyak penyakit berbahaya. Sebut saja demam berdarah, malaria, kaki gajah, dan lainnya. Muncul sebuah pertanyaan di kalangan masyarakat, jika nyamuk menghisap darah dan menjadi vektor penularan jangkitan apakah nyamuk juga dapat menjadi agen jangkitan HIV/AIDS?

Untuk menjawabnya, mari menelaah beberapa teori mekanisme penularan penyakit dengan perantaraan nyamuk, sehingga wajar jika muncul pemikiran bahwa nyamuk juga dapat menjadi vektor penularan HIV.
 

Ada tiga teori mekanisme yang cukup logik untuk mengaitkan serangga pengisap darah seperti nyamuk untuk menularkan HIV.

1. Teori pertama, 
Seekor nyamuk memulai kitarannya dengan mengisap darah seorang pengidap HIV dan menelan virus tersebut bersama darah si pesakit HIV. Setelah kenyang, nyamuk ini kemudian pulang ke sarangnya, tanpa pindah ke korban selanjutnya. Virus yang terhisap ini masuk ke dalam tubuh, dan bertahan dalam tubuh nyamuk tersebut, virus kemudian berkembang biak dan setelah itu pindah ke dalam kelenjar air liur (salivary gland).

Nyamuk yang dijangkiti HIV ini kemudian mencari individu selanjutnya untuk dihisap darahnya. Individu selanjutnya ini biasanya seseorang yang bebas dari HIV, namun saat nyamuk menghisap darah orang ini, virus HIV yang ada dalam kelenjar air liur nyamuk tersebut ikut masuk ke dalam tubuh orang tadi. 


Mekanisme yang pertama ini digunakan oleh sebahagian besar parasit dalam nyamuk, seperti malaria, demam berdarah dan sejenisnya.

2. Teori kedua
Seekor nyamuk memulai kitarannya dengan mengisap darah seorang individu pembawa HIV, namun belum kenyang mengisap ia sudah terbang kerana terganggu. Daripada kembali ke individu yang pertama tadi, nyamuk memilih individu lain yang mungkin bebas dari AIDS. Setelah nyamuk tadi menusukkan mulutnya ke dalam kulit individu kedua ini, nyamuk ini akan menularkan virus yang masih ada dalam mulutnya ke individu ini. 

Mekanisme ini termasuk mekanisme yang tidak lazim dalam jangkitan parasit melalui nyamuk.

3. Teori ketiga 
Mirip dengan teori kedua, di mana saat nyamuk mengisap darah individu yang mengidap HIV tiba-tiba ia diganggu dan kemudian terbang untuk mencari individu kedua. Namun dalam teori yang ketiga ini, tiba-tiba nyamuk tadi dipukul oleh individu kedua, dan kemudian darah nyamuk yang telah tercemar dengan HIV ini masuk ke dalam luka individu kedua tadi.

Masing-masing dari mekanisme ini telah diselidiki dan diteliti dengan menggunakan berbagai macam serangga pengisap darah, dan hasilnya secara jelas menunjukkan bahwa nyamuk tidak dapat menularkan AIDS.


Terdapat beberapa fakta kenapa nyamuk tidak dapat menularkan AIDS, antara lain:


1. Virus telah Dicerna Oleh Sistem Pencernaan Nyamuk

Ketika seekor nyamuk menularkan suatu penyakit dari satu orang ke orang yang lain, maka parasit tadi harus tetap hidup dalam tubuh nyamuk sampai nyamuk tadi selesai mengisap darah orang tersebut. 


Jika nyamuk mencerna parasit tersebut, maka kitaran penularan ini akan terputus dan parasit tidak dapat ditularkan ke korban selanjutnya. Memang ada sejumlah cara yang dilakukan oleh parasit untuk menghindar agar tidak dicerna sebagai makanan.

Ada sejumlah parasit yang memang memiliki ketahanan dari enzim pencerna yang ada dalam perut nyamuk, namun kebanyakan parasit-parasit ini menembusi jaringan dalam perut nyamuk agar terhindar dari enzim pencernaan nyamuk yang akan melumatnya sampai habis. Parasit malaria dapat bertahan selama 9-12 hari dalam tubuh nyamuk, yang mana dalam waktu itu parasit ini dapat berkembang menjadi bentuk yang lain.

Penelitian terhadap virus HIV secara jelas menunjukkan bahwa virus yang bertanggung jawab terhadap jangkitan HIV tersebut dianggap sebagai makanan dan dicerna bersama makanan yang berupa darah. Dalam 1-2 hari virus bersama makanan tadi telah habis dicerna oleh nyamuk, sehingga kemungkinan untuk terjadinya jangkitan baru dapat dicegah. Kerana virus tidak sempat membiak dan tidak sempat pindah ke kelenjar saliva, maka penularan HIV melalui nyamuk merupakan hal yang tidak mungkin.

2. Virus HIV yang terbawa bersama darah dari hisapan nyamuk tidak cukup banyak untuk dapat menularkan AIDS.

Parasit-parasit penyebar penyakit yang memiliki kemampuan untuk menularkan parasitnya dari satu individu ke individu lainnya melalui mulut harus memiliki tingkat sirkulasi yang sangat tinggi dalam aliran darah inangnya. 


Penularan melalui pencemaran mulut memerlukan parasit yang jumlahnya cukup untuk dapat menyebabkan terjadinya jangkitan baru. Jumlah parasit yang diperlukankan bervariasi dari satu penyakit ke penyakit lainnya. Parasit HIV sendiri memiliki tingkat sirkulasi yang sangat rendah dalam aliran darah, nilainya jauh di bawah parasit-parasit nyamuk lainnya.

Dalam tubuh penderita AIDS sendiri virus HIV ini jarang-jarang yang tingkat sirkulasinya (
circulation) lebih dari 10 ekor per sirkulasi, dan biasanya 70-80% penderita HIV tidak terdeteksi (detection) adanya virus HIV dalam aliran darahnya. 

Para peneliti melakukan perhitungan sebagai berikut : Misal ada seseorang dengan tingkat sirkulasi (peredaran) virus HIV yang mencapai 1000 dalam aliran darahnya, kemudian ada nyamuk yang mengisap darahnya, maka kemungkinan masuknya satu virus HIV ke dalam seseorang bebas AIDS melalui nyamuk adalah 1 : 10 juta. Dengan kata lain seseorang hanya akan dijangkiti satu virus HIV apabila telah digigit oleh 10 juta nyamuk.

Dengan menggunakan perhitungan yang sama, maka jika seandainya ada seekor nyamuk yang sedang mengisap tubuh seseorang, kemudian nyamuk tersebut dipukul sehingga darah dalam tubuh nyamuk tadi tersebar, dan ada yang masuk ke dalam luka. Maka kemungkinan masuknya satu virus HIV ke dalam tubuh manusia tadi adalah sangat tidak mungkin. Mungkin diperlukankan 10 juta nyamuk.

3. Mulut penusuk nyamuk tidak seperti alat suntikan perubatan.

Banyak orang beranggapan bahwa nyamuk yang kecil itu sebagai jarum suntik yang terbang. Jika sebuah jarum suntik dapat menularkan HIV dari satu orang ke orang lainnya maka kemungkinan nyamuk pun juga dapat melakukan hal yang sama. 


Pada penjelasan di atas telah dibahas bahawa memerlukan paling tidak 10 juta ekor nyamuk agar 1 ekor virus HIV dapat masuk dalam tubuh kita. Walaupun ada penderita AIDS yang memiliki tingkat sirkulasi (peredaran) HIV yang sangat tinggi dalam darahnya, maka penyebaran AIDS melalui jarum yang dimiliki nyamuk tetap tidak mungkin.  

Mengapa? Kerana cara kerja jarum suntik yang dimiliki nyamuk berbeza dengan jarum suntik yang diguna pakai oleh manusia.

Jarum suntik biasa hanya memiliki satu jalur, sedangkan pada nyamuk memiliki dua jalur. Banyak orang yang mengetahui bahwa nyamuk mengeluarkan air liur sebelum mereka menghisap darah dari korbannya, namun perlu diketahui bahawa saluran makanan dan saluran air liur tidak menjadi satu alias terpisah. Satu saluran dipakai untuk menghisap darah dan satu saluran dipakai untuk mengeluarkan air liur dan saluran ini tidak pernah tercampur. Semua saluran hanya bersifat satu arah. 


Dengan demikian nyamuk bukanlah jarum suntik terbang, dan air liur yang dikeluarkan oleh nyamuk ke dalam tubuh anda tidak dikeluarkan dari darah yang telah dihisap sebelumnya.


Sumber Disini


4 comments:

  1. Tapi kelakar pulak bila bayangkan muncung nyamuk yang tengah sememeh dengan darah HIV tu hisap pula darah orang lain, tapi itulah kebesaran Allah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mak Wardah

      Bayangkan kalau nyamuk antara agent penyebar HIV seperti menyebarkan parasit sehingga berlaku demam denggi? adoiii tak tahu nak kata..semua PLHIV memang kena duk dalam kelambu aje lah...Macam kes di Johor tak lama dulu bila sebuah keluarga mengurang anak yang positif HIV dalam bilik sebab takut ahli keluarga lain boleh dpt HIV melalui jangkitan nyamuk...

      Allah maha besar..sepatutnya kita kena bersyukur sebab nyamuk bukan agent penyebar virus HIV..Alhamdulillah...:)

      Delete
  2. This is a good entry about the myths of how HIV can be spread. Membolehkan para pembaca blog HAD2K lebih memahami bagaimana HIV sebenarnya merebak. Byk org di luar sana masih tidak paham bagaimana HIV merebak mahupun menjangkiti seseorang.

    Tp utk dibahasa pasarkan dan dipendekkan. Nyamuk bukan Manusia (walaupun telah menyedut darah manusia - sebab2 pun telah diterangkan dalam entri ini) manakala HIV hanya akan hidup dalam badan manusia. Sebab tu nama Virus nie ialah Human Immunodeficiency Virus.

    Nazmi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Nazmi,

      Teringat kisah satu keluarga bangsa cina di JB suatu ketika dulu (maybe 8 tahun dulu) yang mengasingkan (mengurung) saudara mereka yang ada HIV diluar rumah semata-mata kerana bimbang gigitan nyamuk boleh menyebabkan saudara yang lain dapat HIV...

      Delete

LABELS

10 sepuluh (28) 4 peringkat hiv sebelum menjadi aids (1) 5 lima (11) adik MS (4) aids kaitan dengan penyakit kulit (1) aku plhiv redha (1) amenia dan hiv (1) apa itu hiv apa itu aids (1) aplikasi (4) asas tentang hiv/aids (6) baby free hiv (10) bacha bazi (1) bagaimana hiv berjangkit? (3) bagaimana hiv tidak berjangkit? (2) barah otak (1) baru diagnosis hiv (13) basikal (2) bengkak puting tetek (3) berapa lama kuman hiv bertahan diluar badan (1) berbekam (1) berita hiv/aids (112) bisekual (21) buku dan majalah (16) buku informasi hiv/aids (3) buku kehidupan yang positif (10) buku nota hiv/aids (4) buku panduan HIV Levi Strauss (3) cara mengetahui samada saya telah dijangkiti hiv? (1) CD4 (6) CMIA principle test (2) dairy kehidupan (342) delima (pomegranate) (2) derma darah (4) diabetes (3) Efavirenz (3) fakta (10) fidyah (1) filem (17) gonorea (3) HAART (27) habbatus sauda (nigella sativa) (1) harga ubatan (6) hari aids sedunia (12) hepatitis (3) herpes (9) herpes zoster (1) hiv bukan hukuman mati (1) hiv bukan penyebab aids (1) hiv kaitan dengan antidepresan dan penggunaan dadah (1) hiv kaitan dengan hipertensi dan osteoporosis (1) hiv kaitan dengan jantung dan diabetes (2) hiv kaitan dengan kanser dan ginjal (1) hiv kaitan dengan kemerosotan otak dan lemak (1) hiv kaitan dengan makanan dan supplemen (2) hiv kaitan dengan rokok dan alkohol (2) hiv test kit (8) homosekual (7) hukuman jenayah seksual luar tabii (2) icon (11) insurans/pinjaman peribadi plhiv (3) istilah yang perlu dielakkan (1) jangkitan dan simptom hiv (6) jangkitan hiv kali ke dua (2) jangkitan opportunistik (JO) (2) kaitan tidur dan hiv (1) kandida/fungus (1) kanser (12) kanser hidung (3) kanser payu dara lelaki (3) kaposi sarcoma (1) kaunseling telefon nombor (4) kelenjar tiroid (1) kesan sampingan (8) kesihatan (11) ketuat genital (4) keyakinan kemurungan kebimbangan terhadap hiv (20) khatan (7) kondom (3) lebah dan hiv/aids (3) lesbian (9) LGBT (31) lipoatrophy (5) liwat (14) luar negara (57) madu (1) majlis AIDS malaysia (MAC) (1) maklumat hiv/aids (158) mengapa perlu lakukan ujian hiv awal? (2) methadone maintenance therapy (MMT) (1) MFZ (3) minda jasmani rohani (1) mitos hiv (5) mulut dan gigi (1) MylifeMystoryPT (6) NAJMI (56) najmi jumpa doktor (9) nelayan dan hiv (1) nukilan (1) nyamuk (3) onani (2) organ hati/hepatoksisiti (1) p t foundition (2) panduan/petua (47) peenyembuhan penyakit hiv/aids (1) pemakanan (1) penagih dadah (13) penawar HIV/AIDS?? (2) pengenalan hiv/aids (1) penuaan (1) penyakit kelamin (30) pep - post exposure prophylaxis (2) peria katak (1) perkahwinan (70) photo (11) PLHIV (175) pneumonia (1) positif thinking (1) prosedur melangkah jalani ujian hiv (3) puasa (17) rawatan (8) rawatan dan sokongan bantuan (1) rawatan peringkat ke 2 (2) red ribbon (1) remaja bawah umur dan hiv (6) rencana/artikel (58) risalah (12) rogol (9) rumah perlindungan hiv (23) rumah wahidayah (9) RVD (RetroViral Disease) (1) sajak (1) sauna (2) saya positif (9) sejarah hiv/aids (5) seks dan hubungan (28) selebriti (13) sembuh cara islam (2) senaman (2) siapa hendak diberitahu? (3) sifilis (4) skim PAL (2) SLE (Systemic Lupus Erythematosus) (1) SLN30 (1) soaljawab (89) solat (2) songsang (286) spirulina (1) stavudine (1) stigma/diskriminasi (27) stress (3) sub-jenis jenis golongan dan jenis hiv (1) tatoo dan tindik (1) TB tuberculosis (4) TENVIR EM dan STOCRIN (2) top vs bottom (1) travel dan plhiv (9) truvada pil pencegah hiv (1) ubat generik (2) ujian air kencing (2) ujian hiv imun cd4 dan viral load (2) ujian saringan hiv (15) umrah dan haji (4) urusan jenazah (6) video (83) viral load (5) wanita (119) window period 14 days (3) zakat (1) zali dan lisa (4) zoophilia (1)

RECENT POST